1. 2.

14 Februari 2010

Disdik kab. Bogor Tetap Solid

CIBINONG - Rumor perpecahan ditubuh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor pascapelantikan Didi Kurnia sebagai Kadisdik mendapat tanggapan dari Humas Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rony Kusmaya. Dia membantah keras ada upaya penjegalan terhadap Didi Kurnia sebagai orang nomor satu di lingkungan Dinas Pendidikan.

            ‘’Saya katakan dari tingkat bawah sampai atas, Disdik tetap solid dan tidak ada perpecahan. Itu (perpecahan,red) hanya isu yang dibuat-buat saja. Kita tegaskan bahwa tidak ada satu orang pun dilingkungan Disdik yang akan menjungkalkan Pak Didi. Siapapun yang duduk di kursi Kadisdik harus diterima dan didukung,’’ jelas Rony.

            Lebih lanjut Rony mengatakan, penempatan kepala dinas dalam satu instansi pemerintah merupakan hak preogratif bupati. Siapapun yang dipercaya memimpin Dinas Pendidikan tentunya bupati sudah meminta kajian dari Badan Pertimbangan, Jabatan, dan Kepangkatan (Baperjakat) Kabupaten Bogor. Jadi, kata Rony, tidak mungkin Bupati Rachmat Yasin sembarang menempatkan orang untuk memimpin dinas.

            ’’Pak bupati itu tahu dan mengerti permasalahan di Kabupaten Bogor, termasuk sektor pendidikan. Makanya bupati menempatkan orang yang dipercaya bisa mengurus masalah pendidikan. Jadi, tidak ada pejabat baik kabid, kasubbag, kasi, dan staf dilingkungan Disdik yang berupaya menjungkalkan Pak Didi. Jabatan kepala dinas itu karir bukan politis,’’ jelasnya.

            Rony menilai bahwa yang memunculkan isu ada perpecahan dan penjegalan terhadap Kadisdik dibuat oleh orang-orang yang tidak peduli pendidikan yang pada akhirnya akan menyudutkan instansi Disdik. Apalagi, masyarakat sudah mengetahui bahwa Disdik merupakan dinas yang paling banyak menyedot anggaran APBD meskipun sebagian besar dihabiskan untuk gaji dan kesejahteraan pegawai.

’’Semua orang tahu termasuk media, begitu Pak Didi dilantik dan masuk ke Disdik pada Selasa (5/1) langsung disambut dengan hangat oleh keluarga besar Disdik dan organisasi seperti PGRI dan MKKS. Bahkan satu jam kemudian Pak Didi memimpin rapat membahas program kerja 2010, pengurus MKKS juga diajak rapat. Rapat juga dilanjutkan sore hingga dini hari,’’ jelasnya.

            Rony mengakui bahwa sebelum pelantikan Didi Kurnia sebagai Kadisdik, pejabat eselon III, IV, dan beberapa pegawai senior dilingkungan Disdik melaksanakan rapat. Yang dibahas bukan upaya penjegalan atau menolak kepala dinas tapi membicarakan program kerja 2010 antarbidang. Misalnya, Bidang Pendidikan Dasar tahun 2010 mau melaksanakan program apa, target, sasaran, termasuk jadwal pelaksanaannya. Begitu juga dengan Bidang Sarpras, Dikmen, Pendidikan Non Formal, dan sekretariat dinas.

            Karena itu Rony berharap, isu perpecahan dan penjegalan Kadisdik tidak dibesar-besarkan karena memang itu tidak terjadi. Bahkan Rony meminta stake holder dan semua elemen masyarakat sama-sama memajukan pendidikan di Kabupaten Bogor. ’’Permasalahan pendidikan itu kompleks, jadi bukan hanya Dinas Pendidikan saja yang harus menyelesaikan. Tapi bantuan dari instansi lain termasuk melibatkan stake holder dan elemen masyaakat yang peduli terhadap pendidikan,’’ tegasnya.(Irawan)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Staff Redaksi


Hendrik S (Polda Metro Jaya) Valentinus MS (Jaksel) Gorby, Robin S (Jaktim) Ramdani BE, Agus Subarkah (Jakpus) (Jakut) Biro Bekasi :Sepmi R (Kabiro) , Joni Sitanggang, Binton Juntak, Mustofa, Ringan Simbolon, Haerudin, Herman Sitanggang, Mulayadi TH, Togar S, Banjarnahor, Syafi'i M, Biro Kab.Bogor :Irawan (Kabiro), Ucup Supriyadi, Rizal Aska, Depok : Radot S, (Kabiro), Karawang : Ade Junaidi (Kabiro), Rihas Purnama YM, Edi Askam, Mustamir, Otong, Wawan, Junaedi, Sopyan Junior, Mumuh MuhamadMursid. Perwkln Jabar: Idris C.Pasaribu (Ka Prwkl), Ungkap M, Deni Ridwan, Parasman. Biro Cimahi : Martunas S. Prwkln Lampung : Irmiadi (Ka.Prwkln) Suwardi, Suripto, nano Wijaya, Sutiyo, Suseno, Sujono, Herry, Adhie, Elik Yulianto, Israludin, Rimanda K Saputra. Kab Tanggamus : MBadri Ma'ruf. Prwkln Jambi : Sabarudin Nasution SE (Ka.Prwkl), Biro Tanjabbar : Abdul Munir, M.Syarif Hidayat. Biro Kab/Kota Siantar : Buhardo Siahaan. Biro Sulselbar : fadly Syarif (Ka.Biro)